Octafred Y Rorimpandei, S.Th
Head of Media & Communication Division MPS GKRI; Secretary at GKRI Congregation Diaspora Copylas
E-learning, andragogi, gereja digital, pembelajaran Alkitab, self-paced learning, hybrid learning, transformasi digital, jemaat dewasa, filologi Alkitab, sistem manajemen pembelajaran (LMS)
Transformasi digital di era Revolusi Industri 4.0 hingga 5.0 telah mengubah pola pembelajaran, termasuk dalam konteks pendidikan keagamaan. Meskipun e-learning banyak diterapkan di pendidikan formal, penerapannya dalam pembelajaran Alkitab berbasis andragogi bagi jemaat dewasa di gereja masih terbatas. Artikel ini bertujuan menganalisis potensi, tantangan, serta model implementasi e-learning sebagai media pembelajaran Alkitab bagi jemaat dewasa melalui pendekatan kualitatif dengan metode systematic literature review. Data dikumpulkan dari basis data seperti Google Scholar, Crossref, dan Portal Garuda, dengan fokus pada literatur tahun 2000–2026 yang relevan dengan e-learning, andragogi, dan praktik keagamaan digital.
Hasil kajian menunjukkan bahwa e-learning, khususnya melalui model self-paced learning, secara signifikan meningkatkan fleksibilitas, aksesibilitas, dan partisipasi jemaat dewasa yang memiliki mobilitas tinggi dan keterbatasan waktu. Model ini selaras dengan prinsip andragogi yang menekankan pembelajaran mandiri dan berbasis pengalaman. Namun, implementasinya menghadapi tantangan seperti kesenjangan digital, literasi teknologi di kalangan jemaat senior, serta keterbatasan interaksi spiritual. Artikel ini merekomendasikan pengembangan model self-paced learning yang terintegrasi dengan elemen hibrida sebagai solusi strategis bagi gereja dalam meningkatkan pembelajaran Alkitab yang inklusif, analitis, dan berkelanjutan di era digital.
Bulajeva, Tatjana, and Asta Meškauskienė. 2026. “Future-Oriented Global Drivers of Change in Education: From Industrial Revolutions to a New Social Contract—A Scoping Review.” Social Sciences 15 (1): 38. https://doi.org/10.3390/socsci15010038.
Campbell, Heidi A., ed. 2013. Digital Religion: Understanding Religious Practice in New Media Worlds. New York: Routledge.
Charokar, Kailash, and P. Dulloo. 2022. “Self-Directed Learning Theory to Practice: A Footstep towards the Path of Being a Life-Long Learner.” Journal of Advances in Medical Education & Professionalism 10 (3): 135–44. https://doi.org/10.30476/JAMP.2022.94833.1609.
Ghufron, G. 2018. “Revolusi Industri 4.0: Tantangan, Peluang, dan Solusi bagi Dunia Pendidikan.” In Seminar Nasional dan Diskusi Panel Multidisiplin Hasil Penelitian & Pengabdian kepada Masyarakat, vol. 1, no. 1. Jakarta: LPPM Unindra.
Knapke, Jacqueline M., Laura Hildreth, Jennifer R. Molano, Stephanie M. Schuckman, Jason T. Blackard, Megan Johnstone, Elizabeth J. Kopras, et al. 2024. “Andragogy in Practice: Applying a Theoretical Framework to Team Science Training in Biomedical Research.” British Journal of Biomedical Science 81: 12651. https://doi.org/10.3389/bjbs.2024.12651.
Knowles, Malcolm S. 1984. The Adult Learner: A Neglected Species. 3rd ed. Houston: Gulf Publishing.
Livingston, Manuel, and Denise Cummings-Clay. 2023. “Advancing Adult Learning Using Andragogic Instructional Practices.” International Journal of Multidisciplinary Perspectives in Higher Education 8 (1): 29–53. https://doi.org/10.32674/jimphe.v8i1.3680. (atau akses via ERIC EJ1386100)
Loeng, Svein. 2020. “Self-Directed Learning: A Core Concept in Adult Education.” Education Research International 2020: 3816132. https://doi.org/10.1155/2020/3816132.
Rajab, M., and S. L. Pawelloi. 2020. “Komunikasi Sosial di Era Revolusi Industri 4.0.” In Prosiding Komunikasi, Pembangunan dan Media. Kendari: FISIP Universitas Halu Oleo.
Sadikin, Ali, and Afreni Hamidah. 2020. “Pembelajaran Daring di Tengah Wabah Covid-19.” Biodik: Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi 6 (2): 214–24.
Tavangarian, Djamshid, Markus E. Leypold, Kristin Nölting, Marc Röser, and Denny Voigt. 2004. “Is e-Learning the Solution for Individual Learning?” Electronic Journal of e-Learning 2 (2): 273–80.
Let us support the MPS GKRI ministry to reach more souls.